Pengalaman Konsultasi Psikolog Halodoc

Waktu menunjukan pk 00.30, suasana hati nampaknya lagi tidak baik. Entahlah, beberapa hari ini banyak masalah yang terjadi. Sempat bingung, namun tetap berusaha untuk berpikiran positif. Salah seorang teman komentar di grup whatsapp bahwa dia mencoba layanan psikolog di halodoc. Kebetulan grup whatsapp ini merupakan teman-teman yang memiliki riwayat gangguan mental dan pernah berobat ke psikiater. Komentarnya ya so so.. Layak dicoba. Untuk harga juga masih ramah di kantong. Sekali konsultasi dengan kode promo hanya 25 ribu saja.

Pengalaman Pertama Konsultasi Psikolog Halodoc

Jujur saya sih nggak pernah konsultasi tatap muka dengan psikolog. Namun saya memiliki teman psikolog. Sesekali saya sharing dengan beliau mengenai permasalahan yang saya hadapi. Mendengar pengalaman teman saya ini saya jadi ingin mencoba berkonsultasi dengan psikolog di halodoc ini.

Saya segera menginstal aplikasi halodoc. Kebetulan saya juga masih memiliki saldo di aplikasi gojek. Biar ga ribet, saya bayar menggunakan gopay. Saya langsung mencari menu psikolog dan menemukan beberapa psikolog yang masih online di tengah malam.

Baca Juga : Pengalaman ke Psikiater

Inilah pengalaman konsultasi psikolog halodoc pertama saya. Saya tidak ingat nama psikolognya. Hal yang saya bilang ke psikolog ini adalah saya pertama kali menggunakan halodoc. Saya tidak tahu berapa lama konsultasi berlangsung. Apakah 25 ribu ini adalah tarif per jam atau tarif per konsultasi. Ternyata untuk sekali konsultasi hanya dibatasi 30 menit. Jadi kalau sudah 30 menit maka chat akan terputus otomatis.

Oh ya untuk yang ingin konsultasi gizi online di halodoc bisa juga loh!

Curhat Online

Akhirnya saya curhat dengan mbak psikolognya. Kalau review saya pribadi sih, ini lebih kaya teman ngobrol saja. Awalnya ditanyakan keluhannya apa, obat apa yang diminum. Saran-saran yang diberikan psikolognya juga standard. Meditasi, relaksasi, jalan-jalan, mengerjakan hobi baru, perawatan, pokoknya hal-hal yang menyenangkan. Tidak ada problem solving atau what to do next. Mungkin memang harus konsultasi dan terapi khusus dengan psikolog. Waktu 30 menit hanya sekedar ngobrol tidak memberikan efek untuk saya. Di akhir notes si mbak psikolog ini menyarankan agar saya mengunjungi dokter langganan saya untuk konsultasi dan terapi lanjutan di psikolog.

Tips Curhat

Kalau masih bingung mau curhat apa, coba deh dicatat di notes handphone dulu. Apa yang dirasakan. Kadang ketika chat kita itu bingung mau ngomong apa.  Nanti pas chat tinggal copy paste aja. Karena waktu yang terbatas jadi bisa pakai tips itu. Curhatin apa aja yang mengganjal hati. Jangan sampai karena terlalu lama memendam jadi sakit sendirian.

Konsultasi Psikolog Offline

Kadang untuk kasus yang berat, curhat online itu nggak cukup, jadi harus dilanjutkan konsultasi yang berkelanjutan ke psikolog. Nah konsultasi ini bisa dilakukan di RS atau di puskesmas. Di rumah sakit, untuk konsultasi ke psikolog itu sekitar 100 ribuan hingga 200 ribuan. Tergantung rumah sakit mana yang dikunjungi. Kalau mau gratis bisa pakai BPJS di puskesmas. Namun untuk beberapa puskesmas kecamatan saja yang menyediakan layanan psikolog. Jika tidak menggunakan kartu BPJS bisa bayar sendiri sekitar 30 ribu untuk layanan psikolog. Nampaknya saya bakalan coba psikolog di puskesmas deh.

Beberapa puskesmas di Jakarta yang menyediakan Layanan Psikolog misalnya puskesmas kecamatan Matraman, puskesmas kecamatan Kramat Jati, puskesmas kecamatan Mampang Prapatan, puskesmas Taman Sari, Puskesmas kecamatan Tebet, puskesmas kecamatan Kebayoran Baru. Untuk info lebih jelas bisa tanyakan ke puskesmas terdekat, untuk diarahkan ke puskesmas yang ada psikolognya.

Demikianlah pengalaman konsultasi psikolog halodoc yang saya alami. Saya tidak bilang ini jelek atau bagus, balik lagi ke masing-masing. Tiap orang memiliki permasalahan psikologis yang berbeda. Mungkin ada yang cocok hanya dengan ngobrol via chat dengan psikolog dengan waktu 30 menit. Namun untuk saya nampaknya harus bertatap muka. Saya juga mencoba aplikasi lain yaitu alodokter. Aplikasi ini sejenis sih, cuma saya nyoba dari dokter spesialis kejiwaannya alias psikiater. Reviewnya bisa dibaca di Review Alodokter Chat Bersama Dokter Spesialis Kejiwaan. Semoga artikel ini membantu untuk teman-teman yang sedang gundah gulana menghadapi permasalahan mentalnya dan membutuhkan seseorang untuk diajak bicara.

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.