Pakai Masker Yuk, Biar Covid Ambyar!

Sering banget saya lihat banyak postingan di sosial media yang menyebarkan hoax. Banyak bapak-bapak maupun ibu-ibu yang menyebarkan informasi bahwa Covid-19 itu nggak ada. Mungkin nih ya, mungkin…. Covid-19 itu nggak terasa di kota-kota kecil di luar Jakarta. Bagi mereka covid itu ibarat dongeng, mungkin di desa atau kampungnya belum ada yang terinfeksi covid sama sekali.

Di Jakarta, tepatnya daerah rumah saya di Cideng Jakarta Pusat, sudah beberapa orang terinfeksi Covid 19. Awalnya di RT sebelah, lalu lama-lama sampai juga ke RT saya. Total ada 4 orang di RT saya yang positif Covid 19. Covid beneran ada dan udah sampai ke lingkungan rumah saya.

Untuk mengurangi penularan penyebaran Covid 19, menurut Direktur Promkes Bapak Riskiyanakita tuh harus melakukan 3 M.

3M Untuk Mencegah Covid

Menggunakan Masker

Sebaiknya menggunakan masker kain yang memiliki 3 lapis. Jika perlu gunakan masker medis. Untuk masker medis ini maksimal penggunaan selama 1 kali ya, tidak boleh digunakan untuk berikutnya. Banyak juga yang salah menggunakan masker. Ada yang hidungnya masih terlihat. Ada yang diturunkan ke dagu lalu ditarik lagi ke atas. Hal ini sih salah banget ya, karena area dagu udah terkontaminasi dengan udara di luar. Potensi virus yang ada di dagu bisa masuk ke area hidung.

Kalau sudah selesai menggunakan masker medis sebaiknya digunting dulu sebelum dibuang. Hal ini untuk mencegah masker diperjual belikan kembali. Masker scuba yang satu lapis juga tidak boleh digunakan karena dapat memecah droplet menjadi lebih kecil. Pokoknya pakai masker sesuai yang dianjurkan deh, minimal masker 3 lapis atau masker medis.

Mencuci Tangan

Virus covid-19 memiliki lapisan berupa protein lemak. Nah protein ini mudah sekali hancur oleh sabun termurah sekalipun. Makanya kita tuh harus sering-sering cuci tangan kalau habis dari luar. Kalau mau pegang area hidung dan mata juga sebaiknya cuci tangan dulu.

Kita semua jadi lebih peduli dengan kebersihan seperti mencuci tangan sejak ada pandemi covid ini. Mencuci tangan penting banget, apalagi kalau habis pegang uang. Di dalam lembaran uang atau koin itu banyak sekali bakteri dan virus. Uang tersebut pun sudah berpindah tangan dari satu orang ke orang lainnya tak terhitung jumlahnya. Gak kebayang kan kalau habis pegang uang, terus pegang makanan.

Menjaga Jarak

Hal ini penting banget dalam mengurangi penyebaran covid. Ketika kita berdekatan, tanpa sadar droplet bisa bertebaran kemana-mana. Penggunaan masker kain aja masih bisa memungkinkan terinfeksi covid. Nanti dia bersin, trus dropletnya jatuh ke tangan kita. Lalu kita kucek-kucek mata. Nyampe deh virusnya ke tubuh. Intinya semakin deket-deket bisa potensi senggol sana-sini dan menularkan. Jadi lebih baik jaga jarak.

Berapa sih jarak amannya? Kalau bisa sih 2 meter guys. Semakin jauh semakin oke. Terus buat yang lagi flu atau batuk harus punya etika batuk dan bersin. Menjauh dari kerumunan kalau bersin dan tutupi area hidung dan mulut dengan lengan.

Udah disuruh lakukan 3M kok masih banyak yang ngeyel pake masker?

Menurut Dr Rose Mini Agus Salim ada 2 hal yang membuat orang-orang tidak disiplin pakai masker. Faktor pertama yaitu faktor internal, kedua faktor eksternal. Kita akan bahas satu-satu nih untuk ini lebih detail. Menurut ibu Rose faktor internal itu terdiri dari kurangnya moral vertue dan kesalahan proses belajar.

Apa sih moral virtue itu?

Empati( Empathy )

kemampuan memahami perasaan orang lain

Hati nurani ( conscience )

suara hati yang menyuarakan mana yang benar dan salah

Kontrol diri ( self control )

kemampuan mengendalikan dorongan dan berpikir sebelum bertindak.

Menghargai ( respect )

kemauan memperlakukan dan menganggap orang lain berharga

Kebaikan ( kindness )

perhatian terhadap kesejahteraan orang lain

Tenggang rasa ( tolerance )

penghargaan terhadap perbedaan kualitas tiap individu

Keadilan ( fairness )

kemauan memperlakukan orang lain secara layak, adil dan tidak memihak

Kebayang kan kalau moral virtue nya kurang, wajar sih mereka ngga peduli sama orang lain. Bodo amat mau orang lain covid karena ditularin dari dia.

Faktor eksternal itu faktor dari pemerintah atau lingkungan sekitar. Misalnya dari skala kecil rt/rw. Diperlukan aturan baku untuk mendisiplinkan masyarakat menggunakan masker. Perlu adanya contoh yang berulang-ulang. Harus ada konsekuensi yang ketat dan relevan agar masyarakat jadi paham dan disiplin.

Proses belajarnya perlu dari tiga aspek nih kalau mau semua orang pakai masker. Dari sisi pemahaman, bergantung pada usia, budaya dan tingkat pendidikan. Dari sisi afektif harus mengalami konsekuensi, lalu dari sisi tingkah laku perlu pembiasaan dan contoh yang berulang.

Semoga covid ini segera berakhir ya guys! Jangan lupa pakai masker, biar covid 19 ambyar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.