Apa kamu saat ini sedang merasakan gejala seperti batuk, demam, badan sakit, pusing, diare, mual, atau sesak nafas? Sebaiknya mulai mencurigai diri sendiri terinfeksi covid dan segera lakukan swab antigen. Bagaimana jika tidak memiliki gejala? Bila melakukan kontak dengan pasien positif covid sebaiknya segera melakukan swab antigen dan isolasi mandiri.
Pergi Ke Dokter
Isolasi mandiri itu bukan berarti tidak pergi ke dokter ya! Tetap harus pergi ke dokter. Jadi hal yang pertama ketika kamu positif covid itu pergi ke dokter! Di klinik biasanya dokter akan memberikan resep seperti antibiotik, obat radang, vitamin, anti virus, dan lain-lain tergantung keluhan pasien. Kamu nggak boleh minum obat antivirus sembarangan tanpa pengawasan dokter. Apalagi ikutin yang lagi viral seperti ivermectin obat cacing dan sebagainya. Ingat, obat itu bahan kimia yang nggak boleh sembarangan masuk ke tubuh ya! Jadi harus dengan pantauan dokter.
Hubungi Keluarga
Ketika terinfeksi covid hubungi segera keluarga dekat. Selain meminta dukungan secara moril, kita memberitahu mereka bila memang pernah terjadi kontak dengan keluarga. Kalau perlu keluarga yang tinggal serumah segera diswab untuk mengetahui apakah terinfeksi atau tidak.
Hubungi Orang-Orang Yang Kontak Dengan Kita
Ini penting banget tapi jarang orang yang melakukan karena bersikap egois dan bodo amat. Saat saya tahu saya covid, saya segera menghubungi teman saya yang pergi dengan saya beberapa hari sebelum saya positif covid. Mereka lalu melakukan swab untuk memastikan tidak terinfeksi oleh saya.
Memberi Informasi Ke Pak RT
Fungsinya pak RT diberitahu ini supaya dari warga setempat memperhatikan. Beberapa waktu yang lalu saya baca berita di twitter bahwa ada anak muda meninggal gara-gara covid di kamar kosannya sendirian. Dia hanya update status di instagram. Jangan sampai hal itu terjadi kepada Anda! Di RT suka ada aja bantuan dikirimkan seperti makanan, sembako, dan lain-lain. Lalu jika butuh bantuan medis bisa diarahkan oleh RT/RW misalnya butuh tes PCR di kecamatan. Saat saya sakit pun pihak RT berkoordinasi dengan puskesmas kecamatan untuk memantau kondisi kami.
Siapkan Oxymeter
Oxymeter merupakan alat yang dapat mengukur kadar oksigen dalam darah. Yang ditakutkan dari covid ini kalau sampai menyerang paru-paru dan membuat kita susah nafas sehingga kadar oksigen turun. Jadi kalau saturasi sudah di bawah 90 sebaiknya langsung ke IGD.
Lakukan Proning
Agar oksigen lebih optimal maka lakukan proning. Saturasi oksigen bisa meningkat secara perlahan. Proning itu posisi tengkurap, posisi tidur miring kiri dan kanan, dan posisi duduk sambil tiduran dengan kemiringan 45 derajat.
Saat saya masih mengetik ini pun saya belum pulih dari Covid. Saya melakukan hal-hal di atas ketika terinfeksi covid. Semoga informasi ini membantu untuk teman-teman yang mungkin keluarga, sahabat, kerabat yang terinfeksi covid.
