7 Keuntungan Bersyukur Yang Terbukti Secara Science

Selama beberapa tahun belakangan ini saya mengalami perjalanan spiritual. Perjalanan spiritual ini tidak berkaitan dengan agama. Namun antara saya dan pencipta. Sumber dari segala sumber. Saya menemukan channel youtube yang membahas tentang Law of Attraction. Salah satu cara untuk menaikan vibrasi diri kita agar ada di vibrasi tinggi adalah dengan bersyukur.

Tubuh kita pada dasarnya terdiri dari organ tubuh yang mengeluarkan vibrasi pada frekuensi tertentu. Jika kita sakit ada ketidak seimbangan frekuensi. Obat-obatan yang kita minum merupakan salah satu cara untuk mengembalikan tubuh ke frekuensi normal. Semua terasa masuk akal bagi saya.

Ketika kita marah-marah atau berdekatan dengan orang yang sedang marah-marah frekuensi kita menjadi rendah. Tentunya tidak baik untuk tubuh kita. Diri kita itu seperti sponge. Kalau kebanyakan dengar curhatan negatif, cobain deh. Lama-lama kita akan terasa lelah dan seperti habis diserap energinya. Mood kita juga jadi kurang oke. Makanya saya mengurangi frekuensi mendengarkan curhat temen karena menimbulkan efek negatif.

Ok balik lagi ke law of attraction. Salah satu kunci sukses law of attraction agar berhasil adalah dengan memiliki high vibration. Salah satu cara untuk mencapai high vibration adalah dengan mengucap syukur setiap hari. Saya pernah membuat jurnal bersyukur. Jurnal ini saya tulis selama beberapa hari dan menuliskan secara rinci kenapa saya bersyukur pada hari itu mulai dari bangun pagi hingga tidur. Hasilnya? Saya menjadi lebih positive, berenergi, dan bahagia.

Banyak hal yang bisa disyukuri. Mulai dari bangun pagi. Masih diberikan kesehatan. Bisa bernafas. Ada makanan dan minuman tersedia. Orang tua masih lengkap. Internet ada. Kondisi negara aman tentram tidak terlibat perang seperti beberapa negara yang berperang saat ini.

Apa saja keuntungan bersyukur yang bisa kita peroleh dengan mengucap syukur setiap harinya?

Mengucap syukur membangun hubungan baik dengan orang lain

Mengucapkan terimakasih tidak hanya saja untuk sekadar tata krama. Menurut penelitian pada 2014 tentang Emotions orang asing yang baru mengenal Anda dan mendapatkan ucapan terimakasih dari Anda membuka peluang untuk menjalin relasi lebih jauh.

Keuntungan Bersyukur meningkatkan kesehatan fisik

Menurut penelitian yang dilakukan pada 2012 yang dipublikasi Personally & Individual Difference orang yang mengucap syukur secara rutin lebih sedikit mengalami sakit dan nyeri dibanding orang lain yang tidak mengucap syukur.

Mengucap syukur meningkatkan kesehatan mental

Mengucap syukur mengurangi pikiran toxic seperti rasa iri, benci, frustasi dan penyesalan. Penelitian yang dilakukan oleh Robert Emmons, seorang peneliti yang fokus penelitiannya adalah bersyukur, orang yang bersyukur meningkatkan level kebahagiaan mereka dan mengurangi depresi.

Orang yang bersyukur cenderung memiliki empati yang tinggi dan tingkat agresi berkurang

Menurut studi yang dilakukan 2012 di Universitas Kentucky, responden yang memiliki tingkat bersyukur lebih tinggi cenderung tidak melakukan pembalasan ketika diberikan feedback negatif. Mereka cenderung bersikap empati dan peka terhadap orang lain.

Keuntungan bersyukur dapat tidur lebih baik

Menurut studi pada tahun 2011 yang dipublikasi oleh Applied Psychology & Healthbeing menghabiskan waktu setiap harinya membuat jurnal bersyukur selama 15 menit dapat meningkatkan kualitas tidur lebih baik dan lebih lama.

Keuntungan bersyukur dapat meningkatkan rasa kepercayaan diri

Sebuah studi pada tahun 2014 yang dipublikasi Journal of Applied Sport & Psychology rasa bersyukur meningkatkan kepercayaan diri dari atlet. Kepercayaan diri ini merupakan komponen yang penting bagi seorang atlet dalam perlombaan. Studi lain juga menunjukkan orang yang bersyukur berkurang membandingkan diri dengan orang lain. Mereka justru lebih bisa menghargai pencapaian orang lain yang lebih daripadanya.

Keuntungan Bersyukur meningkatkan kekuatan mental

Keuntungan bersyukur tidak hanya mengurangi stres tapi dapat membantu dalam mengatasi trauma. Sebuah penelitian tahun 2006 yang dipublikasi oleh Behaviour Therapy and Research menemukan bahwa veteran perang Vietnam yang memiliki rasa bersyukur memiliki tingkat PTSD ( post trauma symptoms disorder ) lebih rendah.

Jadi gimana guys? Masih meremehkan bersyukur? Banyak keuntungan bersyukur yang sudah dibuktikan oleh science loh. Yuk mulai bersyukur dari sekarang. Saya juga punya teman blogger yang membahas tentang bersyukur nih yaitu Rani Noona dan dia bahas mengenai jurnal syukur di artikelnya. Monggo mampir kalau mau baca-baca. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.