Review Drakor Startup

Akhirnya setelah beberapa hari marathon drakor startup selesai juga nonton semua episodenya. Drakor ini adalah drakor yang bikin saya kena second lead syndrome. Bagaimana tidak, pemeran utama cowonya ada 2, tapi yang terlalu berkilau mainnya adalah pemeran yang nggak jadian sama pemeran utama cewek. Hiks!

Drakor startup ini berkisah tentang gadis bernama Seo Dal Mi yang boleh dibilang hidupnya dikelilingi oleh orang-orang baik. Ayah dan ibu Seo Dal Mi bercerai, lalu dia memilih diasuh oleh ayahnya. Sayangnya sang ayah meninggal karena kecelakaan saat Seo Dalmi masih kecil. Seo Dal Mi memiliki kakak perempuan bernama Seo In Jae, namun sang kakak lebih memilih tinggal bersama ibunya.

Singkat cerita, si ibu menikah lagi sama orang kaya dan In Jae dibawa ke Amerika untuk melanjutkan studi di sana. Seo Dal Mi tinggal bersama sang nenek menghadapi kerasnya hidup di Korea. Di tengah kesedihannya, Seo Dal Mi mendapatkan sahabat pena bernama Nam Do San. Lelaki ini yang menyemangati Seo Dal Mi di tengah keterpurukannya.

Han Ji Pyong adalah anak yatim piatu yang ditolong oleh nenek. Dia keluar dari panti asuhan dengan memegang uang hanya 2 juta won. Di Korea itu, kalau mau sewa tempat tinggal harus deposit uang. Nah uang depositnya pas banget, 2 juta won. Kalau dia kasih deposit itu semua, sama aja dia gak bisa makan dan nggak bisa bayar uang sewa.

Mau kerja juga di umur dia gak boleh kerja. Jadi si Han Ji Pyong galau. Cocok deh ketemu sama nenek yang baik hati ini. Si nenek ngasih tahu untuk tinggal di toko corn dognya. Awalnya gengsi sih, tapi gak ada pilihan lain. Han Ji Pyong ini juga pinter banget. Dia menang lomba simulasi investasi.

Nenek meminta Han Ji Pyong untuk menjadi sahabat pena Seo Dal Mi. Karena merasa tidak enak dengan si nenek, Han Ji Pyong menyetujui menjadi sahabat pena dan memilih nama Nam Do San. Nama ini dia pilih ketika menonton tv dan membaca koran, bahwa ada anak cerdas dan beruntung memenangkan olimpiade matematika di Korea. Nam Do San ini sebenarnya hanya tokoh yang diciptakan oleh nenek dan Han Ji Pyong.

Bagi Seo Dal Mi, Nam Do San adalah cinta pertamanya. Dia ini cowok yang super perfect banget deh. Banyak pria yang deketin Seo Dal Mi tapi semua ditolak. Ini cewek hobi ngehalu, standardnya tinggi banget karena dia mau yang seperti Nam Do San. Tapi dia itu gak tau kalo Nam Do San adalah Han Ji Pyong.

Setelah dewasa, Seo Dal Mi masih mengidolakan Nam Do San. Baginya cinta pertamanya itu yang membekas banget. Sampai suatu ketika Seo Dal Mi bertemu dengan kakaknya In Jae, ternyata kakaknya hidupnya sangat baik dan bergelimang harta. Berbeda dengan dirinya. Merasa direndahkan oleh kakaknya karena status ekonominya saat ini, Seo Dal Mi kebakar emosinya. Kakaknya nawarin buat datang ke acara networking pebisnis, makin panas dia. Akhirnya dia iyain. Dia bakalan bawa Nam Do San, cinta pertamanya buat ketemu sama si kakak di acara networking itu.

Singkat cerita, pusinglah Seo Dal Mi. Gengsi dong udah sok-sok an di depan kakaknya, bisa tengsin dia. Rada goblok juga si ini anak kalo saya bilang ya, gampang kesulut emosinya wkwkwk. Dia cerita deh sama si nenek. Karena semua masalah ini si nenek yang mulai, maka si nenek mulai kebingungan juga.

Nenek awalnya menciptakan tokoh fiksi ini untuk menyenangkan Seo Dal Mi, namun malah membuat situasi rumit. Nenek tidak mau membuat Seo Dal Mi sedih dan kecewa, akhirnya dia menemui Han Ji Pyong untuk mencari Nam Do San yang sebenarnya. Han Ji Pyong yang merasa memiliki hutang budi juga tidak mempunyai pilihan lain, dia akhirnya memutuskan untuk menolong nenek.

Namanya juga drama ya, jadi semuanya dibikin kebetulan. Selama ini Seo Dal Mi nyari di internet, ga nemu tuh sosmed yang ada nama Nam Do San. Tapi pas lagi kepepet kaya gini, tiba-tiba nemu nama Nam Do San di sosmed lagi mau jualan bola kasti koleksi yang sudah ditanda tangani sama atlit Korea gitu. Han Ji Pyong juga secara ga sengaja menemukan nama Nam Do San dari proposal bisnis yang diajukan Nam Do San.

Akhirnya, detik-detik Nam Do San mau ketemu sama si Seo Dal Mi, dia ditarik sama Han Ji Pyong. Wkwkwkwk. Sekali lagi, namanya juga drakor, dibikin serba kebetulan. Gregetan pokoknya. Han Ji Pyong cerita lah ke Nam Do San untuk berpura-pura jadi Nam Do San versi yang Seo Dal Mi kenal. Permintaannya cuma satu, untuk menemani Seo Dal Mi di acara networking In Jae.

Nam Do San memiliki perusahaan rintisan bernama Sam San Tech. Dia kerja bareng 2 orang temannya yang kocak banget wkwkwk. Melihat Han Ji Pyong yang sudah kerja di Venture Capital ternama, mereka merasa mempunyai bargain power yang tinggi. Nam Do San pengen banget dapat pendanaan dari perusahaan Han Ji Pyong bekerja. Namun belakangan dia mengubah goalnya untuk masuk Sandbox. Jadi sandbox itu tempat inkubator startup gitu, nantinya dilombain dan dibiayain serta dikasi kantor. Han Ji Pyong nolak mentah-mentah karena menurut dia bisnis yang dijalankan Sam San Tech nggak feasible. Gak jelas arahnya mau kemana.

Balik lagi ke Seo Dal Mi, dia udah frustasi banget mau ngibul apaan pas In Jae nanyain soal Nam Do San. Seo Dal Mi ga berhasil membawa Nam Do San untuk menemaninya ke acara networking. Lagi-lagi namanya juga drakor ya, tiba-tiba si Nam Do San dateng dong ke acara networking itu! Cling cling kaya lampu banyak banget nyorot kedatangan dia.

Yang membuat Seo Dal Mi klepek-klepek itu saat Nam Do San memegang tangannya dia ketika dia dicecer sama In Jae soal bisnis yang akan dijalankan. Kaya ngasi kode, tenang, aku ada di sini gitu loh. Hal itu berkesan banget buat Seo Dal Mi. Tapi ketika ditanyakan lebih detail tentang bisnisnya, Nam Do San kebingungan menjawab pendanaannya sudah sampai tahap apa. Di sinilah Han Ji Pyong muncul dan coba mengalihkan fokus pembicaraan. Dia datang di saat yang tepat! Han Ji Pyong langsung nyeletuk pra series A. wkwkwkwk. Lalu culik si Nam Do San.

Saat selesai acara, Han Ji Pyong menolong Nam Do San lagi dengan memberikan pinjaman mobil kepada Seo Dal Mi. Jadi si Han Ji Pyong ini ingin memberikan kesan si Nam Do San ini juga pengusaha startup yang sukses. Ketika mengantarkan Seo Dal Mi pulang, Nam Do San jadi naksir sama Seo Dal Mi. Dia ingin melanjutkan berperan sebagai Nam Do San.

Seo Dal Mi yang terinspirasi pertemuan dengan Nam Do San memutuskan untuk ikut sandbox dan mencoba mendaftar. Sam San Tech pun juga ikut mendaftar di sandbox. Han Ji Pyong kebingungan. Awalnya dia menganggap Sam San Tech sebelah mata, namun ketika mereka bisa membuktikan diri dapat meraih juara 1 di CODA, pertandingan programming AI internasional maka Han Ji Pyong mau tidak mau menerima mereka menjadi mentee nya.

In Jae pun ikut dalam sandbox ini. Seo Dal Mi juga ikut. Nam Do San ikut. Han Ji Pyong mau ga mau harus jadi mentor. Kebayang kan konfliknya bagaimana. Biar ga penasaran tonton langsung aja. Hehehe. Saya gak akan spoiler kelanjutan ceritanya. Pokoknya seru banget gimana mereka bisa menjalani inkubator startup di sandbox. Ada kisah asmaranya juga yang bikin gregetan.

Jujur saya tuh gregetan banget sama Han Ji Pyong yang ragu-ragu buat nyatain cintanya dari dulu. Malah si Nam Do San yang baru kenal bisa mepet si Seo Dal Mi. Banyak adegan-adegan lucu yang kocak banget. Ditonton dah. Saya kadang mesem-mesem sendiri nontonnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.