Diskusi Bayi Tabung Dengan Dokter Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG

Memiliki bayi dari buah cinta pernikahan adalah impian semua orang. Namun tidak semua langsung diberikan kesempatan oleh Tuhan dititipkan bayi dalam keluarga mereka. Ada yang harus menunggu bertahun-tahun bahkan puluhan tahun hingga akhirnya mendapatkan momongan.

bayi tabung

Pada hari Minggu, 10 Maret 2019 saya berkesempatan menghadiri seminar mengenai program hamil yang dibawakan oleh dr. Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG. Di sini hadir banyak pasangan yang belum memiliki keturunan dan ingin mengetahui lebih mendalam mengenai program hamil bayi tabung.

Apakah Infertilitas Itu?

Pengertian infertilitas adalah pasangan yang belum mempunyai anak walaupun sudah berhubungan intim secara teratur tanpa menggunakan alat kontrasepsi dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut penelitian kemungkinan seseorang hamil dalam waktu 12 bulan menikah adalah 80 % dan meningkat menjadi 86% setelah 24 bulan. Kalau misalnya pasangan suami istri umur di bawah 35 tahun sudah rutin berhubungan intim selama 12 bulan namun belum hamil juga, atau umur lebih dari 35 tahun dan rutin berhubungan intim selama 6 bulan namun belum hamil perlu dicek ke dokter kandungan untuk mengetahui infertil atau tidak. Pengecekan tidak boleh hanya dari pihak wanitanya saja loh. Pihak pria juga harus dicek dari kualitas spermanya sehingga nantinya akan diberikan obat atau treatment yang tepat. Kalau ini disebut infertil primer.

Untuk infertil sekunder, bila wanita tersebut pernah hamil atau melahirkan namun sudah rutin berhubungan intim pada masa subur dan belum hamil juga.

Kapankah sebaiknya kita memeriksakan diri terkait masalah sulit hamil? Bila kita memiliki gangguan menstruasi, usia lebih dari 35 tahun, memiliki riwayat infeksi, memiliki kualitas semen yang buruk dan keguguran yang berulang.

Apa Saja Yang Mempengaruhi Infertilitas?

Banyak sekali yang mempengaruhi infertilitas,misalnya saja stress, merokok, alkohol, narkoba, indeks masa tubuh, gaya hidup, penyakit sistemik seperti hipertensi dan diabetes, racun lingkungan, ketidak seimbangan hormon, kista. Banyak sekali yang mempengaruhi infertilitas, oleh sebab itu dibutuhkan konsultasi serta pemeriksaan laboratorium oleh dokter kandungan untuk dianalisa lebih lanjut.

bayi tabung

Bila kista dianggap mengganggu program kehamilan seperti endometriosis maka perlu dilakukan operasi untuk mengangkat kista. PCOS ( Polycystics Ovarium Syndrome ) merupakan salah satu masalah yang dijadikan keluhan sulit hamil. Gejala PCOS yang paling umum adalah menstruasi tidak teratur. Siklus menstruasi menjadi lebih jarang terjadi atau berkepanjangan. Misalnya, periode menstruasi menjadi lebih panjang yaitu 35 hari hingga 45 hari. Biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan program diet untuk menurunkan berat badan hingga ke berat badan ideal sehingga hormon yang ada di tubuh menjadi seimbang dan bisa melakukan program hamil.

Ada 3 cara untuk program hamil, cara yang pertama melakukan hubungan intim secara alami pada masa subur, cara kedua dengan Inseminasi Intra Uterin , yang ketiga dengan IVF ( In Vitro Vertilization ) atau yang lebih dikenal dengan nama program bayi tabung. Dokter kandungan akan memberikan pilihan sesuai dengan kondisi pasien. Tidak semuanya langsung diarahkan ke program IVF. Ada beberapa pertimbangan dokter untuk melakukan IVF. Misalnya saja pasien memiliki masalah seperti tersumbatnya kedua saluran telur, kelainan sperma berat, immunological /unexplained infertility, kegagalan insemnia yang berulang, endometriosis, dan usia yang sudah di atas 35 tahun.

Prasyarat Mengikuti Program Bayi Tabung

Di Indonesia hanya boleh mengikuti program bayi tabung apabila memiliki pasangan yang sah. Nantinya bila ingin memulai program, harus menunjukkan bukti seperti buku nikah yang asli. Dokter pun akan meminta tes untuk screening seperti misalnya profil hormon dan analisa sperma.

Memilih Dokter Untuk Program Bayi Tabung

Perlu diketahui, tidak semua dokter kandungan memiliki kompetensi untuk konsultasi program bayi tabung. Hanya dokter kandungan yang mengambil sertifikasi KFER ( Konsulen Fertilitas ) yang memiliki kompetensi. Untuk dr. Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG sendiri menempuh pendidikan khusus di Australia untuk fertilitas.

Memilih Rumah Sakit atau Klinik Untuk Bayi Tabung

Sekarang sudah banyak sekali klinik dan rumah sakit, pasti bingung deh mau pilih yang mana. Berikut beberapa tips yang dibagikan oleh dr. Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG dalam memilih rumah sakit atau klinik untuk bayi tabung. Pertama pastikan klinik atau rumah sakit yang dituju memiliki riwayat sudah berhasil melakukan program bayi tabung. Saat ini banyak informasi yang beredar di internet. Sebaiknya cari informasi sebanyak-banyaknya. Kedua pastikan dokternya memang kompeten di bidangnya dan memiliki sertifikasi untuk fertilitas. Ketiga cek fasilitas yang disediakan oleh klinik atau rumah sakit. Kalau memang sulit hamil, ya datangnya ke klinik fertility karena memang klinik itu menangani khusus fertilitas.

Selain menyiapkan mental, program bayi tabung juga harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit. Kenapa harus menyiapkan mental? karena ada kemungkinan gagal. Manusia berusaha, Tuhan yang berkehendak. Bila sudah mengikuti program bayi tabung namun gagal, maka harus mengulang kembali. Salah satu pasien yang memberikan testimoni di acara seminar promil ini menuturkan bahwa dia dan istrinya sudah 2 kali gagal melakukan embrio transfer. Pada program yang ketiga inilah akhirnya embrio transfer berhasil. Penantian selama 16 tahun untuk memiliki anak terbayar sudah.

Bolehkah Memiliki Bayi Kembar Dengan Program Bayi Tabung?

Menurut penuturan dr. Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG program bayi tabung bertujuan untuk melahirkan bayi tunggal. Banyak sekali pasien yang datang ke beliau meminta bayinya dibuat kembar 2, 3. Banyak pasien yang menghitung bahwa biaya program bayi tabung cukup mahal, kenapa tidak mencoba dapat 1 gratis 1? Perlu digarisbawahi bahwa memiliki bayi kembar resikonya sangat besar untuk bayi. Ada kemungkinan bayi yang dilahirkan besar salah satu, bayi terlahir prematur, atau meninggal dunia. Bila bayi terlahir prematur dibutuhkan biaya yang lebih besar lagi untuk biaya NICU di rumah sakit. Kalau bicara soal biaya yang dikeluarkan pasti jauh lebih mahal. Jadi lebih baik melahirkan bayi tunggal dengan sehat. Di Indonesia sendiri, bila ingin memiliki bayi tabung dengan anak kembar, orang tua akan membuat surat pernyataan akan resiko yang terjadi bila ingin mengikuti program bayi tabung dengan anak kembar.

Umur sangat mempengaruhi kualitas sel telur yang dihasilkan loh. Walaupun sel telur kita sedikit tapi umur masih di bawah 30 dibandingkan dengan umur di atas 40 tapi sel telur banyak berdasarkan hasil penelitian,peluang untuk hamil lebih besar di usia di bawah 30 tahun. Jadi lebih baik melakukan program hamil sesegera mungkin sehingga peluang untuk hamil lebih besar.

Biaya Program Bayi Tabung

Biaya program bayi tabung sendiri terdiri dari 3 unsur. Yang pertama adalah pemeriksaan darah, pemeriksaan hormonal dan sperma. Untuk ini dibutuhkan biaya sekitar 8 juta rupiah. Yang kedua adalah pengambilan ovum lalu embrio transfer. Untuk ini dibutuhkan biaya sekitar 36 jutaan. Yang ketiga adalah pemberian obat-obatan pasca embrio transfer. Untuk obat ini tergantung dari kondisi dan umur pasien, sehingga nominalnya pun berbeda-beda. Semakin tua usianya maka semakin mahal biaya yang dikeluarkan. Biaya yang dikeluarkan untuk tahapan ini antara 10-40 juta. Jika ditotal kurang lebih sekitar 80 jutaan. Bagaimana bila gagal? Apakah harus mengulang dari awal? Tergantung. Bila sel telur yang dibekukan masih ada, maka hanya perlu transfer embrio lagi. Untuk ini lebih murah biayanya sekitar 5-6 juta. Bila sel telur sudah habis, maka perlu pengangkatan sel telur lagi. Biaya ini hanya gambaran umum ya, tergantung dari masing-masing rumah sakit/klinik.

Kalau kamu punya masalah seputar sulit hamil, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kandungan yang tepat ya. Ada serangkaian tes yang akan diujikan ke pihak pria maupun wanita sehingga bisa didiagnosa tindakan apa yang harus diambil. Apakah terapi obat, inseminasi ataupun IVF. Kalau mau konsultasi dengan dr. Indra Nurzam Chalik Anwar, Sp.OG bisa langsung datangi klinik ini ya.

Morula IVF Bunda International Clinic 
Jln. Teuku Cik Ditiro No.12
Menteng, Jakarta
dan
Teratai Fertilitas Clinic
RS. Gading Pluit Lt.4
Jln. Boulevard Timur Raya
Kelapa Gading, Jakarta Utara
14250
Telp. 021 45866063
021 4521001
021 452 0202
Ext. 8433

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.