Cinta Laura dan Yuki Kato Ajak Perempuan Indonesia Vaksinasi HPV Untuk Cegah Kanker Serviks

Beberapa waktu yang lalu, salah satu selebriti kondang Indonesia berpulang karena menderita kanker serviks. Sejak saat itu saya mulai aware mengenai kanker serviks, namun hanya sekedar tahu saja bahwa kanker serviks ini sangat mematikan. Dulu saya beranggapan bahwa kanker adalah mutasi genetik yang membuat sel-selnya abnormal sehingga menjadi sel kanker.  Saya baru tahu ketika menghadiri acara yang diselenggarakan oleh KICKS ( Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks ) bahwa kanker serviks ini adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah.

Apa Penyebab Kanker Serviks?

HPV adalah sekelompok virus yang dapat menyebabkan kanker serviks, kanker vulva, kanker vagina, kanker anus, kanker penis, kanker mulut dan tenggorokan, kutil kelamin dan penyakit terkait HPV lainnya. Jadi sebaiknya vaksinasi juga dilakukan oleh pria dan wanita.

Siapapun bisa terkena virus HPV. Baik pria maupun wanita bisa terkena infeksi HPV. Jalur penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksual ataupun non hubungan seksual. Seperti misalnya kontak dari jari, kontak kulit ke kulit, alat medis, ataupun dari ibu ke bayi baru lahir. Virus HPV bisa ada dimana saja, misalnya saat kita pergi ke toilet umum dan toilet itu habis dipakai orang yang sudah terinfeksi HPV, atau saat kita sedang pergi ke rumah sakit, dan menyentuh peralatan medis yang tidak steril dan ada virus HPV.

Bagaimana Cara Mencegah Kanker Serviks?

Cara mencegah kanker serviks yaitu dengan vaksinasi HPV. Perlu digaris bawahi penyebab kanker serviks adalah HPV ( Human Papiloma Virus ). Ada lebih dari 100 jenis HPV namun yang bisa menyebabkan kanker serviks ada 13 jenis. Vaksinasi ini merupakan cara pencegahan primer yang direkomendasikan oleh WHO. Idealnya vaksinasi dilakukan sejak usia masih anak-anak. Pada umur 9-14 tahun cukup 2 kali melakukan vaksinasi. Namun bila sudah lewat umur tersebut harus melakukan vaksinasi 3 kali. Yaitu bulan ke-0, ke-2, dan ke-6. Idealnya, vaksinasi dilakukan sebelum seseorang aktif melakukan hubungan seksual. Namun bila orang tersebut sudah aktif berhubungan seksual, tetap bisa menerima manfaat dari vaksinasi HPV.

Pencegahan sekunder yang bisa dilakukan oleh kita adalah dengan rutin melakukan pap smear. Dengan melakukan papsmear dapat dilakukan deteksi dini untuk kelainan pada serviks sehingga dapat diberikan penanganan yang tepat. Umumnya 70% kasus kanker serviks datang ke rumah sakit dengan kondisi sudah stadium lanjut. Diharapkan dengan rutin memeriksakan papsmear dapat menurunkan kanker serviks stadium lanjut.

Vaksinasi HPV

Ada 2 jenis vaksinasi HPV yaitu Vaksin Quadrivalent dan Vaksin Bivalent. Untuk vaksin quadrivalent ini memberikan perlindungan dari HPV tipe 6, 11, 16, dan 18. Untuk vaksin bivalent memberikan perlindungan hanya HPV tipe 16 dan 18. Vaksin quadrivalent ini bisa diberikan di usia wanita 9-45 tahun dan laki-laki di usia 9-26 tahun. Untuk vaksin bivalent hanya bisa diberikan pada wanita berusia 9-25 tahun. Berdasarkan hasil penelitian dari WHO, pemberian vaksin ini terbukti efektif memberikan perlindungan 93,2%-98.2% dari kanker serviks. Vaksin ini sangat aman dan sudah dinyatakan aman oleh WHO. Efek samping yang terjadi cukup ringan hanya pegal-pegal sekitar 20-30 menit paska penyuntikan.

Cinta Laura dan Yuki Kato Ikut Vaksinasi HPV

Sebagai public figure, Cinta Laura dan Yuki Kato ikut mendukung gerakan untuk mencegah kanker serviks yang diselenggarakan oleh KICKS. Acara ini digelar di Plaza Indonesia pada tanggal 8-15 Maret 2019. Acara ini merupakan kolaborasi antara Diera Bachir Photography, KICKS dan Plaza Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kanker serviks dan memperingati International Woman Day 2019. Di acara ini dipamerkan foto-foto wanita-wanita tangguh Indonesia dengan mengangkat tema #I am Trully Woman pada pameran foto yang diselenggarakan di lantai 4 Plaza Indonesia.

Cinta Laura dan Yuki Kato saat itu juga diberikan vaksinasi oleh KICKS. Memberikan vaksin bagi diri sendiri merupakan upaya yang dilakukan oleh kedua public figure ini untuk mencegah kanker serviks. Bila bukan diri kita sendiri yang peduli akan kesehatan reproduksi, lalu siapa yang peduli? Dengan kondisi badan yang sehat, tentunya kita bisa terus berkarya.

Setelah divaksinasi menurut pengakuan Cinta Laura hanya sedikit pegal-pegal dan itu berlangsung selama kurang dari 5 menit. Setelah 5 menit tidak terasa nyeri lagi. Begitu pula yang dirasakan oleh Yuki Kato. Hanya terasa seperti digigit semut sedikit dan tidak sakit. Tidak meninggalkan bekas luka. Tidak ada pantangan apapun, bisa dilakukan bahkan saat kita sedang mengalami menstruasi bulanan. Namun bukan berarti tidak ada pantangan bila ingin vaksinasi. Bila kita meminum obat yang berkaitan dengan sistem imun tubuh, lebih baik konsultasikan kepada dokter dulu karena vaksinasi ini berhubungan dengan sistem imun.

Cinta Laura dan Yuki Kato mengajak seluruh wanita Indonesia untuk lebih peduli terhadap kanker serviks dan mencegah kanker serviks sedini mungkin dengan melakukan vaksinasi di pusat kesehatan terdekat.

Bila kalian ingin mengetahui mengenai informasi seputar kanker serviks, bagaimana cara mencegah kanker serviks, lokasi vaksinasi, silahkan cek website www.cegahkankerserviks.org ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

  1. Ternyata ada ya vaksin buat cegah penyakit kanker serviks, mencegah lebih baik drpd mengobati, mks info nya mba , bagus campaign nya ..