Cara Mengurus STNK Hilang

Pastinya ketika STNK kita hilang, hal yang kita googling di google itu cara mengurus STNK hilang. Entah hilangnya karena dompetnya kena copet, lupa taruh STNK dimana, atau STNK nya ketinggalan di entah berantah. STNK ini penting banget. Kalau STNK hilang, rasanya kalau mau pergi-pergi pakai kendaraan pribadi ada perasaan tidak nyaman. Takut kena tilang. Takut ketemu polisi terus ditanya STNK nya kemana.

Untuk mengurus STNK yang hilang, ada banyak cara. Kalau mau cara cepat bisa menggunakan jasa calo. Untuk calo ini harga yang diminta tidak tanggung-tanggung. Untuk kendaraan roda dua bisa sekitar 500 ribuan. Untuk kendaraan roda empat bisa sekitar 1-2 juta. Bila kamu kelebihan duit dan nggak ada waktu, nggak mau repot ngantri dan nunggu bisa pakai calo. Kadang ada aja sih sebagian orang yang lebih baik buang uang ketimbang harus buang waktu. Hidup itu pilihan. Ya kan?

Cara mengurus stnk hilang ini terbilang mudah, asal dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengurusnya lengkap.

1. Lapor Ke Kepolisian Bahwa STNK Hilang

Kamu cukup datang ke polres atau polsek dan ceritakan kalau STNK hilang. Nanti diberikan surat oleh pihak kepolisian. Tidak perlu takut ketika datang ke polsek atau polres. Kamu hanya ditanyakan kapan dan dimana STNK itu hilang. Nanti oleh pak polisi akan dibuat surat keterangannya.

2. Datang Ke Polda Metro Jaya ( Samsat Jakarta Selatan )

Di sini kamu akan mulai mengurus STNK yang hilang ini.

3. Membawa Dokumen Yang Diperlukan

Dokumen yang harus dibawa antara lain :

– KTP asli pemilik kendaraan

– Fotokopi STNK ( Ini sih kalau ada ya. Kalau nggak ada bilang saja ngga ada. )

– BPKB asli dan atau fotokopi BPKB

Kalau misalnya belum memiliki BPKB karena masih kredit, kita bisa meminta surat keterangan yang diberikan oleh pihak leasing. Nanti fotokopi BPKB ini akan dilegalisir oleh pak polisi di samsat.

Pastikan yang datang ini adalah sang pemilik kendaraan ya. Jika ingin diwakilkan harus membuat surat pernyataan bahwa diwakilkan untuk mengurus surat STNK yang hilang. Surat pernyataan ini harus menggunakan materai 6000 ya.

4. Cek Fisik Kendaraan Di Samsat

Nanti tanya saja sama petugasnya kalau mau cek fisik kendaraan dimana, nanti diarahkan. Cek fisik kendaraan ini untuk mengecek nomer rangka dan mesin. Ikuti saja prosedurnya, gratis.

5. Isi Formulir Pendaftaran Di Loket STNK

Setelah selesai, kamu isi formulir di loket STNK berikan seluruh kelengkapan dokumen yang tadi.

6. Pengecekan Kendaraan Diblokir Atau Tidak

Ketika STNK hilang, kamu bisa mengecek apakah kendaraan kamu ini dalam pencarian karena hasil pencurian.

7. Pembuatan STNK Baru

Setelah isi formulir di loket sebelumnya, cek blokir, sekarang kamu harus mengurus pembuatan STNK baru di loket balik nama. Di sini kamu kembali menyerahkan dokumen dan surat keterangan hilang dari polres / polsek.

8. Cek Pajak Kendaraan

Pastikan pajak kendaraan kamu sudah lunas. Kalau belum bayar pajak kendaraan sebaiknya segera dilunasi dulu. Kendaraan yang belum lunas pajaknya agar proses pembuatan STNK baru lebih cepat.

Biaya Mengurus STNK Hilang

Untuk mengurus STNK hilang biaya yang dikenakan untuk roda dua adalah Rp 50.000 dan untuk roda empat adalah Rp 75.000. Harga ini terbilang murah dibandingkan kamu memberikan uang ke calo. Namun ada yang harus ditukar, yaitu waktu kamu.

Demikianlah cara mengurus STNK hilang. Jangan lupa untuk selalu memiliki fotokopi STNK dan BPKB di rumah. Bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka kita memiliki dokumen cadangan yang memudahkan proses mengurus STNK yang hilang nantinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.