Kenangan Bersama KUBBU

Dulu sekitar tahun 2016 adalah awal saya bergabung dengan BPJ. Ternyata di dalam BPJ ada klub yang menarik buat saya yaitu KUBBU. Awal perkenalan dengan KUBBU saya bertemu dengan Kak Endang, Kak Achi, Kak Tuti, dan Kak MT. Kami bertemu di perpustakaan di daerah Kuningan, kalau gak salah Perpustakaan daerah Nyi Ageng Serang. Kami ngobrol-ngobrol singkat dan akhirnya saya resmi menjadi anggota klub blogger dan buku BPJ.

Belajar Blogging Hingga Membuat Video

Dulu KUBBU sering mengadakan acara seputar blogging. Saya hadir beberapa kali di acara yang dibuat. Saya memiliki sebuah blog, namun jarang diupdate. Ketika join dengan KUBBU akhirnya saya mulai rajin untuk update isi blog saya tersebut.

Karena sering bertemu di event, pelan-pelan saya mulai mengenal member KUBBU satu per satu. Baik dari pengurus maupun anggota. Kami meluangkan waktu bersama makan bareng, karaoke di kawasan Sarinah Thamrin. Nonton bareng di Cikini. Kami juga pernah melakukan pot luck di salah satu rumah member KUBBU dengan liwetan di lantai. Menu yang sederhana tapi kok rasanya enak banget waktu itu. Mungkin karena makannya bareng-bareng sama teman kali ya.

KUBBU pun terbuka dengan komunitas lain, pernah ada satu event dimana KUBBU kolaborasi dengan komunitas pembuat film dan kami diajarkan teknik bagaimana membuat video. Praktek pun dilakukan hari itu juga. Seru sih pengalamannya. Mulai dari konsep pembuatan film hingga editing dilakukan sekaligus.

Belajar Membuat Event

Ketika bergabung di KUBBU kebetulan saya dipercaya dengan seorang teman untuk membuat event seputar blogging. Event ini merupakan event yang pertama kali saya buat. Mulai dari mencari pembicara, perijinan, mencetak banner, dan lain-lain. Prosesnya agak panjang namun di sini saya belajar untuk menyelenggarakan suatu event membutuhkan kerjasama tim. Saya bersyukur memiliki teman-teman di KUBBU yang membantu saya menyiapkan snack, pendaftaran, dan hal lainnya yang tidak dapat saya cover. Puji Tuhan event workshop blogging ini berlangsung dengan lancar.

Bakti Sosial ke Panti ODGJ

Uniknya KUBBU, kami tidak hanya selalu fokus pada event untuk blogging dan buku. Ada Kak Tuti yang serring membawakan materi mengenai psikologi. Kak Tuti merupakan salah satu member senior di KUBBU yang sangat menginspirasi. Beliau sangat perhatian dan menyediakan waktu untuk mendengar curhatan dari member KUBBU. Kami mengunjungi salah satu panti yang berisikan ODGJ. Kunjungan diakhiri dengan closing statement dari Kak Tuti mengenai bakti sosial pada hari itu. Saya sangat bersyukur bisa berkunjung ke sana karena masih diberikan kesehatan mental yang lebih baik dari mereka. Setelah berkunjung ke sana saya belajar untuk lebih bersyukur karena saya masih memiliki support system ketika saya memiliki masalah. Puji Tuhan KUBBU memilih tempat ODGJ tersebut sebagai tempat bakti sosial, saya dengar cukup jarang orang mengadakan bakti sosial di sana.

Ketabrak Motor Saat Jalan Bareng KUBBU

Saya lupa tahun berapa, ada satu pengalaman yang tidak terlupakan. Saat jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor, saya tertabrak motor saat menyebrang jalan. Si supir menyetir sambil ngobrol dengan istrinya dan nengok ke belakang. Dia nggak lihat kalau saya lagi menyebrang jalan. Puji Tuhan yah saya nggak patah tulang. Kaki saya kelindes dan memar cukup parah.

Perjalanan Based on Book

Setidaknya ada 3 travel based on book yang saya lakukan bareng KUBBU. Yang pertama tentang kota tua. Di sini saya menyusuri kota tua dan sejarahnya. Jalan-jalan based on book pasti capek banget karena kita ngiterin stasiun kota dan sekitarnya berjalan kaki.

Perjalanan kedua ke kota Depok. Ini perjalanan paling capek seumur hidup saya. Kita keliling-keliling kota Depok mulai dari stasiun, kuburan, hingga sekolah. Saya baru tahu kalau dulu Depok tidak dijajah karena dimiliki tuan tanah Belanda lalu kemudian bergabung dengan Indonesia. Budak-budak milik tuan tanah ini kalau nggak salah ada 12 dan menjadi nama marga warga di sana. Saking capeknya, saya nggak sanggup jalan lagi pulang dan memutuskan naik ojek untuk sampai stasiun dan pulang.

Perjalanan ketiga adalah ke Bandung, mengenai buku Dilan. Di sini saya pergi ke sekolah tempat shooting film Dilan, saya juga ke tempat shooting rumah Dilan. Saya ketemu dengan penulis buku Dilan langsung dan ngobrol-ngobrol seputar sosok Dilan yang ngehits banget.

Kehilangan Teman

Ada salah satu member KUBBU yang sangat baik, namanya Kak Yunita. Banyak hal-hal baik yang dia lakukan sepanjang saya mengenalnya. Beliau merupakan seorang guru bahasa Indonesia yang cantik, baik, supel dan humoris. Kak Yunita mengayomi teman-teman di KUBBU. Suatu ketika saya mendapat kabar Kak Yunita sakit dan mendapatkan perawatan intensif. Saya menjenguknya di RS namun sayang jam besuk sudah berakhir. Hingga akhirnya, beliau menghembuskan nafas terakhirnya, saya belum bertemu dengannya. Saya terlambat datang karena jasadnya sudah disholatkan pagi-pagi sekali. Saya sedih sekali, saya kehilangan seorang teman.

Selalu Waspada

Mengenal orang baru di dalam komunitas tentunya menyenangkan, namun kita harus selalu waspada agar tidak mudah mempercayai orang lain. Saya mendengar cerita dari BPJ bahwa beberapa kali terjadi penipuan sesama member. Biasanya penipu membangun kepercayaan terhadap sesama member lalu di waktu yang tepat mulailah aksi menipunya dijalankan. Member KUBBU pun beberapa orang pernah tertipu terkait kerjasama usaha dan pinjaman uang. Sebaiknya berhati-hati terkait uang kepada orang yang baru dikenal di komunitas.

Harapan Untuk KUBBU

Saat ini saya belum aktif lagi ikut event yang diadakan di KUBBU. Paling kalau ada kopdar dadakan saya menyempatkan diri untuk datang. Lagi menikmati menjadi silent reader namun selalu saya pantau grup whatsappnya. Buat saya KUBBU adalah komunitas tempat saya banyak belajar dan bersosialisasi. Harapan saya untuk KUBBU agar mulai kembali event-event seperti workshop, bakti sosial, meet up secara rutin. Terimakasih KUBBU dan teman-teman yang telah menjadi salah satu tempat untuk saya menambah ilmu dan relasi pertemanan.

4 comments

  1. Ikut komunitas memang memberikan banyak manfaat. Minimal bisa belajar bersosialisasi dengan anggota yang lainnya.

    Mbak inez lumayan aktif ikut kegiatan Kubbu. Sebuah kegiatan memang sangat penting dalam sebuah komunitas.

    Terus aktif dan berkarya mbak inez =)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.