Apakah Bipolar Bisa Sembuh?

Beberapa waktu yang lalu ada artis dengan inisial MZ mengaku mengalami bipolar akut dan dirawat di RSJ setelah melakukan tindakan penipuan. Saya sebagai pasien bipolar agak kesal juga sih baca beritanya. Seolah-olah melabelkan diri memiliki penyakit gangguan mental bipolar bisa lolos dari jeratan hukum dengan mudah. Apalagi tindakan kriminal dilakukan secara sadar dan terorganisir.

Apakah bipolar bisa melakukan tindakan kriminal?

Hal ini kembali ke masing-masing individunya kalau menurut saya. Justru orang yang memiliki gangguan bipolar memiliki kecenderungan untuk belanja yang nggak penting. Seperti saya membelanjakan software dan tools yang tidak penting dengan harga cukup mahal. Ujungnya menyesal keluar uang banyak.

Sampai sejauh ini saya belum pernah melakukan tindakan kriminal ya. Apalagi melakukan penipuan. Masih ada rem yaitu “takut dosa” dan jeratan hukum bila melakukan tindakan kriminal.

Apakah bipolar bisa sembuh?

Hal itu yang saya tanyakan pertama kali kepada dokter yang menangani saya. Dokter itu tertegun sejenak. Berusaha untuk mengatur kata-kata yang menenangkan saya. “Bisa dikontrol,” begitulah jawabnya. Sama seperti penyakit diabetes, hipertensi. Sakitnya tetap ada, tidak bisa hilang. Tapi bisa minum obat untuk meminimalisir komplikasi, atau dosis minimum sesuai respon tubuh.

Bipolar adalah penyakit kejiwaan, sama seperti penyakit fisik lainnya. Perlu diobati. Sudah berkali-kali saya mengganti obat atau menaikkan dosis obat untuk mengontrol agar mood saya stabil. Dokter menjelaskan, ada banyak pasien yang tentu bisa minum dosis minimal hingga tidak perlu meminum obatnya kembali. Namun semua kembali lagi ke masing-masing pasien. Apakah tertib minum obat, tingkat stressor di lingkungan, support systemnya bagaimana apakah mendukung atau tidak.

Apa Yang Perlu Dilakukan Bila Merasa Memiliki Bipolar?

Ada berbagai macam artikel di internet mengulas mengenai bipolar. Saya yakin banyak dari kalian yang mungkin saat ini sedang memiliki masalah psikologis merasa apa yang dituliskan di ciri-ciri itu kok mirip dengan yang dialami. Sekali lagi saya tegaskan untuk tidak melakukan diagnosa sendiri hanya membaca artikel dari internet. Dokter saya sendiri pun membutuhkan observasi beberapa waktu untuk menegakkan diagnosa apa yang sebenarnya terjadi pada saya. Temui psikiater bila sudah memiliki kecenderungan ingin bunuh diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.