5 Tips Packing Biar Mudik Jadi Lebih Simpel

Suasana mudik biasanya mulai terlihat saat pertengahan bulan Ramadhan. Tentu Ramadhan berkah yang dinanti kehadirannya juga akan menjadi salah satu momen-momen mudik yang menyibukkan orang-orang Indonesia di perantauan untuk bisa kembali ke kampung halaman saat hari raya Idul Fitri. Tentu tidak hanya keuangan dan fisik saja yang perlu dipersiapkan dengan matang, tapi juga barang-barang yang akan dibawa mudik. Asal kamu tahu, menyiapkan barang-barang yang akan dibawa mudik sebenarnya susah-susah gampang. Apalagi banyak barang-barang penting yang harus dibawa ke kampung halaman. Perlu persiapan yang matang agar nanti  saat mudik tidak terkendala dengan barang bawaan yang banyak dan malah mengacaukan perjalanan mudikmu.

Ramadhan berkah untuk mudik yang juga berkah

Ingat bahwa keperluan mudik tidak sama dengan tamasya atau jalan-jalan. Bisa jadi tidak semua barang berharga di bawa dan bisa jadi hanya barang-barang yang diperlukan di jalan saja yang akan ikut dipacking. Jadi bagaimana sebenarnya membedakan barang-barang yang siap diangkut saat mudik atau ditinggal. Serta solusi yang paling mudah untuk diterapkan untuk membuat mudik jadi lebih nyaman. Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu terapkan untuk packing keperluan selama mudik hingga kembali lagi ke perantauan. Ingat waktu mudik yang singkat akan membuat kamu berpikir tentang barang bawaan apa saja yang mungkin akan berguna di jalan atau di kampung halaman.

  1. Packing dengan digulung

Hindari menata baju-baju yang dibawa mudik dengan melipat dan memasukkannya ke koper seperti biasanya. Untuk efisiensi waktu dan tempat yang lebih lega, ada baiknya kamu menggulung baju seperti bolu gulung agar ada banyak tempat tersisa di dalam koper atau tas ranselmu. Dengan kapasitas penyimpanan yang lebih lega, maka kamu bisa membawa lebih banyak barang atau memadatkan koper sehingga hanya membawa satu tas utama saja. Tentu hal ini akan membuat mudikmu semakin nyaman dan praktis.  Kamu bisa menyiapkan semuanya di saat Ramadhan Berkah ini masih berlanjut hingga keberangkatan hari H menuju kampung halaman.

  1. Oleh-oleh seperlunya

Memang oleh-oleh bisa dibilang tidak bermanfaat saat dibawa mudik, tapi tradisi yang membuat kamu harus membeli oleh-oleh sebagai buah tangan yang harus diberikan kepada sanak saudara di kampung halaman. Namun tentu kamu harus memperhatikan seberapa banyak oleh-oleh yang bisa kamu bawa dan tidak merepotka. Bisa jadi hanya membawa oleh-oleh seperlunya untuk orang tua dan sekedarnya saja. Jangan sampai kamu memiliki satu tas atau kotak kardus tersendiri hanya untuk menyimpan oleh-oleh ini untuk dibawa ke kampung halaman. Ada baiknya perhatikan ukuran kemasan dan berat produk agar tidak memakan tempat di kendaraan umum atau kesulitan membawa karena berat. Jadi untuk urusan oleh-oleh, bawa buah tangan seperlunya dan tidak memberatkan saat perjalanan mudik berlangsung.

Tinggalkan atau kurangi barang bawaan

Mungkin kamu punya barang-barang kesayangan yang harus kamu bawa ke kampung halaman. Tapi perhatikan lagi apakah barang tersebut ada di kampung halaman sehingga kamu tak perlu membawanya dari perantauan. Misalnya peralatan mandi yang mungkin bisa kamu beli di rumah dan tidak terlalu dibutuhkan saat perjalanan. Atau mungkin aksesoris lainnya yang memang akan menunjang penampilan tapi terlalu ribet untuk dibawa diperjalanan. Jadi jika memang ada banyak barang yang dibawa, lebih baik dikurangi sehingga mengurangi beban dan barang bawaan selama di perjalanan.Apalagi jika bisa didapatkan di kampung halaman, maka tidak perlu dibawa karena bisa dibeli setelah sampai di tempat tujuan mudik. Kamu yang paling tahu mana barang bawaan yang kemungkinan tidak terlalu diperlukan dan dibeli di kota asal.

  1. Ransel atau koper dan kardus

Media penyimpanan ini juga berpengaruh dalam mobilitas saat mudik berlangsung. Perhatikan moda transporasi apa yang kamu gunakan untuk mudik sehingga kamu juga bisa mempertimbangkan media penyimpanan dari barang-barangmu. Jika kamu naik pesawat, perhatikan kapasitas barang yang bisa dibawa ke kabin dan bagasi untuk setiap penumpang. Perhatikan koper besar yang aman dan kardus yang dipacking sedemikian rupa untuk menghindari bocor saat pengangkutan. Atau dengan transportasi darat lainnya yang lebih fleksibel membawa kardus dan tas ransel sehingga kamu mudah membawanya dari stasiun atau terminal ke dalam moda angkutan. Pemilihan media penyimpanan ini akan membuat kamu juga berpikir ulang tentang barang-barang yang dibawa dan kapasitas media penyimpanan yang tersedia. Jika kamu punya barang-barang yang mungkin tidak akan dibawa kembali seperti oleh-oleh, sebaiknya dipisahkan ke dalam kardus tersendiri sehingga nanti saat kembali ke perantauan, kardus tersebut sudah tak terbawa lagi.

  1. Obat-obatan dan keperluan pribadi di jalan

Banyak pemudik yang mengabaikan obat-obatan dan perlengkapan pribadi saat mudik berlangsung. Hal ini tentu membuat perjalanan menjadi lebih ribet. Usahakan siapkan obat-obatan jika kamu punya beberapa masalah kesehatan dan perjalanan jarak jauh. Misalnya kamu butuh minyak kayu putih, obat masuk angin, atau obat-obatan sederhana lainnya. Jangan lupakan juga peralatan mandi atau make up jika memang benar-benar diperlukan. Jadikan obat-obatan dan keperluan pribadi di jalan ini jadi poin utama karena akan berpengaruh pada kondisi mudik di perjalanan.

  1. Belanja online

Hal yang perlu kamu cari tahu adalah tak perlu membawa banyak barang bawaan karena kamu bisa belanja online saat kamu tiba di kampung halaman. Seperti berbelanja di iLotte yang sedang memberikan promo Ramadhan Sale sehingga mendapatkan Ramadhan berkah yang membahagiakan. Dengan mempersiapkan diri belanja online, kamu akan mendapatkan barang-barang langsung ke kampung halamanmu tanpa harus repot membawanya saat perjalanan mudik. Bisa dibilang sang kurir dan tempat berbelanja telah meringankan langkahmu untuk mudik dan perjalanan menjadi lebih nyaman.  Barang-barang bawaan bisa diminimalisir, tapi kamu bisa mendapatkan barang-barang baru yang langsung diantarkan ke alamat lengkapmu. Ini adalah cara yang cukup efektif untuk membuat perjalanan mudik jadi lebih menyenangkan dan praktis. Namun perlu dipertimbangkan juga untuk ongkos kirim yang mungkin diberlakukan lebih mahal dari biasanya karena proses mudik dan menjelang libur Lebaran. Perhatikan biaya yang harus kamu keluarkan untuk ongkos kirim saat belanja online dengan biaya yang kamu keluarkan saat barang tersebut kamu bawa sendiri ke kampung halaman.

Itu dia beberapa tips praktis agar barang-barang bawaanmu saat mudik bisa diminimalisir. Tentu saja kamu harus tahu berapa lama perjalanan dan moda transportasi apa yang kamu pilih untuk bisa menentukan berbagai pertimbangan seperti di atas. Jika harus membawa barang yang banyak dan berat, perhatikan lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan bagasi dan kurir untuk mengangkatnya. Jangan sampai niat untuk berhemat di perjalanan malah membengkak karena biaya terduga dari banyaknya barang yang dibawa. Belum lagi kamu akan merasa lelah di perjalanan dan tak sempat untuk mengecek dan memperhatikan banyaknya barang bawaanmu dan terlalu beresiko aksi kejahatan. Semua perlu dipertimbangkan untuk bisa menikmati perjalanan mudik yang menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.