Sudah setahun berlalu. Selama setahun ini banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan. Terutama pengalaman di bidang spiritual. Dalam 1 tahun tersebut saya mengalami 2 kali terinfeksi virus covid. Pertama di bulan Juni 2021 dan Februari 2022. Keduanya memberikan dampak psikologis yang cukup besar untuk saya.
Pengalaman covid pertama membuat kami sekeluarga harus dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala sedang hingga berat. Mulai dari mengantri oksigen, masalah kesehatan, finansial, hingga masalah mental. Kewarasan saya benar-benar diuji. Apakah saya kuat? Tentu. Saya hanya berharap kepada Tuhan. Dia yang memberikan saya kekuatan untuk saya dapat bertahan menghadapi berbagai masalah yang beruntun dalam keluarga kami.
Butuh waktu kira-kira 3 bulan hingga saya pulih total dari Covid. Merasa sudah pernah terinfeksi, saya pun beranggapan tidak akan terkena lagi. Ternyata saya salah. Saya dan keluarga terinfeksi lagi. Kali ini gejalanya lebih ringan. Namun dampak ke sistem hormonal tubuh saya cukup signifikan. Lagi-lagi mental saya diuji karena sekeluarga yang terinfeksi namun tidak bersamaan. Saya dan papi harus isoman di RS, sedangkan mami dan kakak saya masih negatif. Namun pada akhirnya salah satu dari mereka, kakak saya positif.
Sebenarnya bukan masalah penyakitnya yang menjadi beban pikiran saya, namun bagaimana lingkungan saya ( keluarga ) bersikap saat menghadapi situasi sulit. Banyak hal-hal di luar ekspektasi yang saya temui. Saya mengalami mimpi-mimpi buruk karena stress. Mood yang seperti roller coster. Ditambah lagi obat rutin yang memiliki jumlah terbatas karena saya covid tapi wajib saya minum. Lagi-lagi karena anugerah Tuhan saja saya bisa melaluinya.
Saya jadi lebih sering merenung, berdoa. Ada yang menarik. Ketika saya bertanya kepada Tuhan, kenapa si A ini seorang koruptor, bebas, namun masih diberikan panggung. Saya mendapatkan abstrak dari Tuhan bahwa setiap orang layak mendapatkan pengampunan. Tuhan sudah memberikan pengampunan kepadanya dan memberikan kesempatan baginya untuk memulai kehidupan yang baru. Ini hal yang baru bagi saya. Seperti ngobrol dua arah. Dijawab saat itu juga.
Kuasa Tuhan nyata melalui dua fase covid yang terjadi pada keluarga kami. Saya benar-benar melihat cara kerja Tuhan yang sama sekali tidak saya duga. Begitu banyak bantuan, doa, serta cinta dari saudara dan teman yang ternyata peduli kepada keluarga saya. Sungguh satu tahun yang tak terlupakan.
Terimakasih Inez, kamu masih bertahan. Kamu hebat. Mari jalani tahun-tahun mendatang dengan lebih baik lagi.
