Review Film Christopher Robin : Penggemar Winnie The Pooh Wajib Nonton

Hadiah Tiket Gratis

Review Christopher Robin

Sebelum memulai review film Christopher Robin ini saya akan menceritakan bagaimana bisa nonton film ini. Saat aku lihat trailer Christopher Robin, dalam hati hanya bergumam, aku pengen nonton film ini. You are what you think. Dengan law of attraction, aku beruntung dapat tiket nonton gratis. God is good. God is unlimited! LoA works! Mungkin buat kamu yang masa kecilnya dipenuhi oleh film kartun berkualitas, pasti pernah denger dong nama Christopher Robin. Pertama kali aku tau tentang Christopher Robin adalah dari buku cerita anak Winnie The Pooh. Papiku orang yang sangat concern dengan buku bacaan, jadi anaknya suka dibeliin buku.

Perpisahan Dengan Sahabat Kecil

Farewell Party Christopher Robin

Pada awal film dimulai dengan Christopher Robin berkumpul dengan Winnie The Pooh, Tigger, Eeyore, Kanga & Roo, Rabbit, Owl. Mereka mengadakan farewell party untuk Christopher Robin. Agak sedikit melow sih di awal. Bayangin berpisah dengan teman bermain sejak kecil. Si Pooh kaya berat gitu ngelepas kepergian Christopher Robin. Hal yang manis dari perbincangan antara Christopher Robin dan Pooh adalah bahwa Christopher Robin berjanji kalau dia akan selalu mengingat Pooh dan kawan-kawannya hingga usian 100 tahun. Lucunya Pooh nanya, kalau Christopher Robin usia 100, Pooh usia berapa? Dengan ngasal si Christopher Robin jawab 99.

Perjalanan Kehidupan Christopher Robin

Kisah ini berlanjut, Christopher dikirim ke asrama. Di saat dia sekolah di asrama, ayahandanya meninggal dunia. Ini menjadi pukulan berat bagi Christopher sehingga dia dituntut untuk hidup mandiri karena tugas sebagai kepala keluarga saat itu menjadi tanggung jawabnya. Film ini berlatar belakang 1940an, dikisahkan Christopher pun menjadi tentara saat perang dunia. Singkat cerita Christopher Robin menikah dengan Evelyn yang diperankan oleh Hayley Atwell dan memiliki anak perempuan bernama Madelline yang diperankan oleh Bronte Carmichael

Kehidupan Christopher Robin digambarkan sebagai seorang pekerja keras. Hingga suatu ketika Christopher Robin dihadapkan oleh sebuah keputusan dimana dia harus melakukan efisiensi di perusahaan tempat dia bekerja. Pilihannya cuma dua, merampingkan pengeluaran atau memecat karyawan yang ada. Bos pemilik perusahaan digambarkan sebagai sosok antagonis memaksa Christopher Robin untuk masuk kerja di hari libur. Sedangkan Christopher Robin sudah memiliki janji dengan anaknya untuk berlibur di Villa tempat Chris kecil tumbuh. Hati Chris pun bergejolak karena harus memilih antara keluarga atau pekerjaan. Namun bos perusahaan menekankan bahwa bila ingin mendapatkan sesuatu,tidak ada yang gratis. Hal ini yang membuat Christopher Robin memutuskan untuk kerja lembur memikirkan nasib perusahaannya kelak.

Bertemu Kembali Dengan Sahabat Lama

review christopher robin

Di tengah kegalauan Christopher Robin saat sedang duduk di taman, hadir Pooh yang juga duduk membelakanginya. Kaget bukan kepalang, entah bagaimana caranya Pooh bisa muncul. Ternyata Pooh entah dengan ajaibnya bisa masuk ke dunia Christopher Robin saat sedang mencari teman-temannya.  Dengan berberat hati akhirnya Christopher Robin harus mengembalikan Pooh ke dunia dimana tempat mahluk lucu menggemaskan yang bisa berbicara ini ke “habitat” aslinya.

Christopher Robin segera memesan tiket untuk menuju ke rumah masa kecilnya. Hanya melalui pohon di dekat rumahnya itulah Christopher Robin dapat mengembalikan Pooh ke tempat asalnya. Di sisi lain Christopher Robin juga harus berhati-hati agar tidak ketahuan oleh istri dan anaknya bahwa dia ada di sana. Di bagian perjalanan ini sangatlah menghibur. Christopher Robin meminta Pooh untuk bermain “pura-pura tidur” agar Pooh tidak menjadi pusat perhatian karena bisa berbicara.

Pencarian Teman Yang Hilang

pencarian teman yang hilang

Setelah sampai, Pooh meminta Christopher Robin untuk menemaninya mencari teman-temannya. Christopher Robin menolak karena dikejar deadline pekerjaan yang menentukan masa depan perusahaan. Pooh pergi meninggalkan Christopher Robin dengan wajah kecewa. Karena merasa tidak enak, Christopher Robin akhirnya masuk ke lubang di bawah pohon dan menuju ke dunia Pooh. Di sinilah perjalanan pencarian teman-teman kecil Pooh dimulai. Sangat menghibur, karena kita dibawa ke dunia khayalan anak kecil. Bagaimana Christopher bermain pura-pura berkelahi,mengalahkan musuh, menyenangkan melihat acting dari Ewan Mc Gregor sebagai Christopher Robin. Theatre bioskop pun penuh gelak tawa dari penonton sepanjang film ini berlangsung.

Petualangan Menuju London

review christopher robin

Ketika selesai mengantar Pooh menemukan teman-teman kecilnya akhirnya Christopher Robin kembali ke London untuk menyelesaikan pekerjaannya. Christopher Robin pun tidak sengaja ketahuan oleh anak dan istrinya ada di kampung halaman. Christopher Robin segera kembali ke London untuk mempresentasikan hasil pemikirannya. Di sinilah drama terjadi, karena berkas laporannya ketinggalan di dunia Pooh. Pooh tahu bahwa berkas itu sangat penting bagi Christopher Robin, maka Pooh dan kawan-kawan mencoba mengembalikannya. Anak dari Christopher Robin, Madeline bertemu Pooh dan kawan-kawannya. Mereka akhirnya memutuskan untuk menuju London untuk mengantarkan berkas penting ini untuk ayahnya. Bagaimana kisah selanjutnya? Nonton deh mendingan di bioskop biar tahu endingnya.

Tokoh-tokoh teman Pooh membuat film ini menjadi sangat menghibur. Tingkah laku mereka yang riang dan berkarakter menyihir penonton untuk menikmati setiap percakapan yang ada. Kalau saya pribadi sangat menyukai karakter Tigger dan Eeyore karena kedua tokoh ini yang paling banyak membuat saya tertawa.

Pesan Moral

Yang saya sukai dari film Disney selalu ada pesan setelah kita menonton filmnya. Beberapa pesan yang saya tangkap. Poin pertama kita harus kerja keras untuk mendapatkan sesuatu, karena tidak ada yang gratis di dunia ini. Poin kedua, kita harus setia kawan dengan teman, persahabatan yang tulus sangat ditonjolkan pada film ini. PBB bahkan pada tahun 1997 menetapkan Winnie The Pooh sebagai  World’s Ambassador of Friendship. Poin ketiga keluarga adalah yang terutama, jangan sampai kita kehilangan keluarga karena pekerjaan, jadi harus seimbang antara pekerjaan dan keluarga.

Ada quotes dari Christopher semasa dia kecil yang selalu diingat oleh Pooh.

 “People say nothing is impossible, but I do nothing everyday.” 

agak mikir juga sih maksudnya gimana, tapi terjawab di akhir film ini. Film ini sangat banyak percakapan, jadi kayanya kalau untuk anak yang belum bisa membaca agak sulit menangkap maksud dari film ini. Film ini cocok untuk semua umur dan bagus. Yang nonton di bioskop bareng saya kemarin hampir seluruhnya orang dewasa. Agak kaget juga sih, anak kecilnya dikit banget. Saya kasih penilaian 8,5/10 untuk film ini.

Semoga review film Christopher Robin ini memberikan gambaran bagi teman-teman yang belum menonton film ini. Kalau kalian suka karakter apa dari film Winnie The Pooh? Share di kolom komentar ya!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.