Review Film 3 Dara 2

Beberapa tahun belakangan ini industri perfilman Indonesia mulai bangkit dan bergairah. Saya melihat banyak film-film bagus dan bermutu bermunculan. Berbagai genre pun banyak wara-wiri di layar bioskop. Baik genre horror, komedi, romansa, action, kolosal. Salah satu film yang bergenre komedi dan sukses adalah Film 3 Dara. Pada tahun 2015 film 3 Dara sukses menyedot 700ribu penonton. Angka ini terbilang tinggi di tengah lesunya animo penonton terhadap film Indonesia. Ingin mengulang kesuksesan yang sama, MNC Pictures merilis film terbaru 3 Dara 2.

Film 3 Dara 2 masih mengisahkan kehidupan 3 sahabat yang unik, masih dengan tokoh yang sama. Afandi yang diperankan Tora Sudiro, Jay yang diperankan Adipati Dolken, dan Richard yang diperankan oleh Tanta Ginting. Ceritanya masih sedikit nyambung sama film yang pertama. Di film ini Richard resmi menikah dengan anaknya Afandi yaitu Kasih yang diperankan oleh Rania Puriasari. Sedangkan Jay sudah menikah dengan Grace yang diperankan oleh Ovi Dian dan memiliki seorang anak.

review 3 dara 2

Kali ini mereka kembali berurusan dengan masalah perempuan. Afandi mengajak kedua temannya ini untuk ikut serta dalam menanamkan modal di agrobisnis yang ditawarkan Bowo ( Dwi Sasono ). Tidak tanggung-tanggung investasi yang mereka kumpulkan mencapai 40 milyar. Namun sayangnya, mereka tertipu oleh Bowo, sehingga aset dan tabungan mereka habis.

film 3 dara 2

Mereka bertiga pun terpaksa untuk tinggal sementara di rumah eyang putri ( Cut Mini ). Ketiga istri mereka memutuskan untuk bekerja, dan trio bapak-bapak ini harus berganti posisi menjadi bapak rumah tangga. Mengurus rumah, mengurus anak, mengurus belanjaan dan segala urusan rumah tangga. Namun ada konflik ketika harus tinggal di rumah Eyang Putri. Trio sekawan ini dihadapkan dengan asisten Eyang Putri yang menyebalkan, si Jentu ( Soleh Solihun ).

review film 3 dara 2

Film ini sangat menghibur. Saya tertawa terbahak-bahak ketika melihat si Afandi mimpi di dalam mimpi terus di dalam mimpi lagi. Agak ngejelimet emang. Melihat akting Tora Sudiro pakai baju ala pembantu terus mengibaskan rambut keluar dari kolam renang ala ala cewek di film baywatch, benar-benar bikin ngakak. Ditambah lagi ada sosok Jentu, yang menurut saya nyentrik banget. Tompelnya yang besar di dagu, iconic banget pokoknya. Saya suka karakter Jentu yang bisa membawakan karakter nyebelin. Apalagi Jentu hobi banget pegang sisir dan nyisirin kumis sama rambutnya. Cut Mini pun sangat menjiwai perannya sebagai Eyang Putri, apalagi pas di bagian ngomong Mokondo. Saya ngakak banget pas Cut Mini mengulang kata ini berkali-kali.

Ada yang sedikit mengganjal sih bagi saya, yaitu scene horror Affandi di rumah Eyang Putri. Agak random saja menurut saya kenapa film komedi disisipkan dengan scene horror. Adegan mimpi pun terbilang cukup banyak. Bisa sampai 7 adegan tentang mimpi. Untuk musik sudah cukup oke.

Film yang disutradarai oleh Monty Tiwa ini bertemakan gender role reversal. Angle yang diambil tentang bagaimana bila suami dan istri bertukar peran. Cerita mengenai emansipasi memang menjadi gaung dari cerita dalam Film 3 Dara. Film ini mengangkat bahwa wanita bisa juga bekerja, sama seperti pria. Selain itu juga, di film ini ingin menyampaikan pesan agar apapun masalah yang terjadi di dalam rumah tangga, istri harus diajak diskusi dalam mengambil keputusan. Karena dalam berumah tangga itu komunikasi harus 2 arah bukan 1 arah saja. Pesan moral ini dikemas dengan drama komedi, jadi tidak memberikan kesan menggurui penontonnya.

Promosi film 3 Dara 2 ini boleh dibilang cukup masif selama beberapa bulan terakhir. MNC Pictures merilis poster & trailer, mengadakan nonton bareng Film 3 Dara Pertama di beberapa kota, selain itu mengadakan meet and greet, dan menciptakan rekor MURI untuk konvoi motor pemain film 3 Dara 2 bersama bersama 1000 perempuan.

Penasaran kan gimana kelanjutan rumah tangga ketiga sahabat ini? Apakah mereka akan tetap tinggal di rumah Eyang Putri? atau dicerai sama istri mereka? Tonton di bioskop ya! Film 3 Dara ini rencananya akan tayang di bioskop pada 25 Oktober 2018 seluruh Indonesia.

Demikianlah review Film 3 Dara 2,jadi buat kamu yang bingung week end mau nonton apa. Saya sih rekomendasiin film ini. Selain filmnya penuh dengan pesan moral, ringan, pastinya menghibur juga. Kamu bakalan ketawa ngakak lihat acting dari trio sahabat yang lucu ini.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.